Desa wisata menurut pendataan Podes (Potensi desa) 2018 adalah sebuah kawasan perdesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Keberadaan desa wisata diatur atau ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) setempat. BPS catat Indonesia memiliki lebih dari seribu potensi unggulan desa dalam sektor wisata. Lebih tepatnya 1.734 desa wisata yang tersebar di seluruh kepulauan Indonesia, dengan presentasi terbesar di pulau Jawa yaitu sejumlah 857 desa wisata. Diikuti dengan Sumatera sebanyak 355 desa, Nusa Tenggara 189 desa, Kalimantan 117 desa. Selain itu, Pulau Sulawesi juga tercatat sebesar 119 desa wisata, Papua 74 desa, dan Maluku sebanyak 23 desa.

Jika menelisik lebih mengenai karakteristik desa yang bisa masuk dalam kategori desa wisata, bisa disimpulkan bahwa sebetulnya Indonesia masih memiliki ribuan desa wisata lainnya yang belum tercatat dalam data pemerintah yang berdasar pada peraturan daerah. Hal itu dapat dilihat dari berbagai tempat wisata alama yang sudah cukup terkenal dikalangan pengguna media sosial, namun justru belum mendapat pengakuan dari pemerintah sebagai tempat pariwisata. Dengan adanya perkembangan teknologi dan media sosial, kini tiap individu bisa membagikan secara umum pengalaman atau pengetahuan mereka mengenai suatu tempat wisata di Indonesia, inilah salah satu hal yang dimanfaatkan oleh pemerintah setempat (khususnya pemerintah desa) untuk terus memperkenalkan dan mengembangkan potensi yang desa mereka miliki.

Lebih lanjut lagi jika potensi-potensi desa tersebut dapat tercover dan diakui oleh pemerintah maka ke depannya jumlah peningkatan potensi desa wisata diproyeksi akan semakin meningkat. Harapan yang selalu diemban oleh pemerintah adalah dengan peningkatan jumlah desa wisata, turis akan mengakui bahwa sektor pariwisata Indonesia sekaligus bidang kreatifnya memiliki potensi yang tidak terbatas angka dan data statistik pemerintah saja